1. Strategi Bisnis

9 Tips Ampuh Mengelola Rekening Bisnis Agar Arus Kas Terjaga dengan Baik

Memiliki rekening khusus untuk bisnis telah menjadi syarat mutlak di dunia usaha. Rekening khusus membuat arus kas perusahaan kamu dapat terpantau secara mudah dan akurat. Sehingga, bisnis yang kamu jalankan memiliki catatan keungan yang sehat.

Berbicara tentang bisnis, tentunya aspek keuangan menjadi yang terpenting. Dengan rekening bisnis, kamu bisa membuat laporan keuangan yang baik, sehingga kamu dapat mengetahui kondisi arus keuangan pada bisnis yang kamu jalankan.

Kami telah merangkum sejumlah tips yang bisa kamu gunakan untuk megelola rekening bisnis. Sebagai berikut:

Pilih Rekening Bisnis Terbaik

Di luar sana mungkin banyak perusahaan perbankan yang menawarkan beragam layanan menarik. Jika kamu tertarik kepada salah satunya, kamu harus mempelajari secara detail produk yang mereka tawarkan. Misalnya berapa saldo minimal yang harus dikeluarkan saat membuka rekening bisnis, biaya transaksi yang dikenakan, maupun biaya adminstrasi yang otomatis terpotong dari saldo kamu setiap bulan.

Pilihlah rekening bisnis yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan kamu. Buatlah perbandingan antara rekening bisnis antar bank tersebut. Aspek kemudahan layanan berbasis teknologi juga bisa menjadi pilihan kamu. Melalui aplikasi perbankan digital, kamu lebih mudah bertransaksi dari mana dan kapan saja.

Menyusun Budget

Aspek ke dua yang penting dalam mengelola rekening usaha, adalah menetapkan stkamur belanja, atau budgeting secara rutin. Memiliki rencana yang matang, memudahkan kamu saat menakar estimasi pengeluaran dan membatasi anggaran belanja yang mungkin kamu keluarkan setiap bulannya.

Lakukan budgeting minimal satu bulan sekali, karena kondisi keuangan kamu mungkin akan mengalami perubahan.  Selain itu, kebutuhan Bisnismu mungkin akan berbeda setiap bulannya.

Amati Pemasukan dan Pengeluaran

Arus kas yang sehat adalah yang memiliki pemasukan dan pengeluaran yang seimbang. Jangan sampai Bisnismu merugi karena pengeluaran yang terlalu besar, alias lebih besar pasak daripada tiang.

Untuk menghindarinya, kamu wajib mengamati semua pemasukan dan pengeluaran dalam pencatatan yang terukur. Tak jarang pebisnis yang kebingungan melacak pengeluaran tak terduga karena tidak memiliki pengamatan khusus terhadap arus kas yang terjadi pada bisnisnya.

Rancang Pembukuan Arus Kas

Untuk menghindari kerugian, sangat disarankan kamu membuat pembukuan khusus. Pembukuan tak harus dicatat dalam buku besar akuntansi yang ditulis secara manual. Saat ini sudah banyak aplikasi akuntansi berbasis digital yang bisa kamu gunakan melalui perangkat smartphone.

Buatlah catatan pengeluaran, pemasukan, hutang, dan piutang secara jelas dalam pembukuan kamu. Berikan jadwal transaksi untuk melakukan pengeluaran, membayar hutang, atau menagih dana dari konsumen kamu.

Pisahkan Rekening Pribadi dengan Rekening Usaha

Seperti yang dijelaskan tadi, memiliki rekening usaha wajib hukumnya bagi pelaku bisnis. Namun tak jarang pebisnis mencampurkan keungan mereka dengan kebutuhan pribadi. Jika dibiarkan, tentunya akan menjadi kesalahan fatal dalam Bisnismu.

Memiliki rekening khusus bisnis, membantu kamu dalam mengukur performa dan perkembangan bisnis yang kamu jalankan.

Menganalisa Anggaran Akhir Tahun

Keuangan yang tercatat secara jelas, akan memudahkan kamu dalam membuat anggaran di akhir tahun. Anggaran ini berguna untuk mengembangkan Bisnismu di tahun berikutnya. Amatilah performa bisnis kamu dari tahun ke tahun, carilah apa yang harus dilakukan agar Bisnismu semakin besar.

Misalnya Bisnismu membutuhkan peningkatan brand awareness, sebaiknya kamu menetapkan anggaran untuk mempromosikan produk. kamu bisa bekerjasama dengan pihak ke tiga, misalnya jasa digital marketing, atau pengembang platform digital, agar Bisnismu lebih banyak menjangkau konsumen potensial.

Melakukan Evaluasi Mingguan

Tak cukup setahun, evaluasi bisnis juga penting dilakukan setiap minggu. Saat ini, perkembangan usaha semakin cepat, maka dari itu kamu harus mengetahui performa bisnis secara cepat. Salah satu caranya yaitu membuat evaluasi mingguan.

Membuat Evaluasi Bulanan

Jangan terjebak di zona nyaman. Jika dengan evaluasi mingguan, kamu merasa Bisnismu aman-aman saja, kamu juga harus melakukan evaluasi bulanan. Amatilah apa yang sedang berkembang dan sesuai dengan bisnis yang kamu jalankan.

Ukurlah kemampuan Bisnismu untuk mengadakan anggaran promosi. Jika memungkinkan, beriklan di medsos atau internet akan sangat efektif. Maka dari itu kamu harus memiliki rencana keungan yang matang untuk menghindari biaya tidak terduga seperti ini.

Mengalokasikan Keuntungan

Yang namanya bisnis pasti ada modal. Jangan takut untuk melebarkan sayap dengan membuka lini bisnis baru. Namun, bukan berarti kamu harus menghabiskan seluruh keuntungan yang didapatkan dalam setahun. kamu cukup merancang formulasi yang tepat untuk mengalokasikan usaha.

Misalnya menganggarkan 20 persen atau 15 persen dari keuntungan kamu untuk melakukan ekspansi. Mengambil 30 persen keuntungan untuk pelatihan bisnis dan investasi soft skill lainnya tidak akan membuat Bisnismu bangkrut.

Mengapa Harus Memisahkan Rekening Pribadi dengan Bisnis?

Salah satu ciri bisnis yang tidak sehat adalah yang tidak memiliki rekening khusus usaha. Rekening bisnis memiliki beragam keuntungan antara lain:

Memudahkan Evaluasi Kinerja Bisnis

Menggunakan rekening terpisah dengan rekening pribadi memudahkan kamu untuk mengetahui catatan laba rugi bisnis kamu. Catatan keuangan membantu kamu mengukur performa bisnis yang sedang dijalankan, sehingga kamu bisa mengambil keputusan yang tepat jika terjadi masalah pada Bisnismu.

Misalnya Bisnismu merugi, atau keuntungan kamu menurun, yang pertama kamu lakukan adalah mengevaluasinya dan memilih strategi pemasaran yang lebih baik.

Perencanaan Keuangan Yang Baik

kamu akan lebih mudah memantau arus kas yang terjadi pada Bisnismu. Laporan keuangan yang jelas dan tidak tercampur dengan rekening pribadi akan memberi referensi untuk melakukan perencaan keuangan di masa depan.

Memudahkan dalam Megambil Keputusan

kamu pasti ingin mengembangkan bisnis ke level yang lebih besar kan? Setidaknya kamu bisa melakukan ekspansi bisnis ke daerah lain atau menambah produk baru. Dengan catatan keuangan yang khusus untuk bisnis, kamu akan mudah memahami keputusan apa yang bakal kamu lakukan di masa mendatang.

Dengan rekening yang terpisah, kamu juga bisa menetapkan target yang jelas. Bisnis yang baik adalah bisnis yang selalu berkembang dan memiliki tujuan yang jelas.

Menghindari Kebangkrutan

Kebiasaan mencampurkan uang pribadi dengan penghasilan bisnis berpotensi membuat kamu lebih konsumtif. Seorang pebisnis harus lihai dalam mengukur berapa uang yang pantas dia dapat dari bisnis, dan berapa yang harus dianggarkan untuk mengelola bisnis.

Jangan sampai kamu kalap saat melihat jumlah pemasukan yang besar, sehingga jiwa konsumtif kamu muncul. Perilaku konsumtif berlebihan membuat Bisnismu berada di ambang kebangkrutan.

Lebih Taat Pajak

Membayar pajak menjadi kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh pelaku usaha. Setiap bidang usaha akan dikenai beban pajak oleh negara. Dengan rekening bisnis yang terpisah dengan rekening pribadi, tentunya kamu lebih mudah membuat anggaran untuk membayar pajak.

Selain itu, menggabungkan uang pribadi dengan penghasilan bisnis membuat saldo pada rekening kamu menjadi lebih besar. Pada saat pelaporan pajak, saldo tersebut akan dianggap sebagai laba perusahaan kamu, sehingga kamu akan dikenakan pajak yang lebih besar dari seharusnya.

Comments to: 9 Tips Ampuh Mengelola Rekening Bisnis Agar Arus Kas Terjaga dengan Baik

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Buka Rekening Bisnis dengan Alumak

Jelajahi kategori lain

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer