Sebagian dari kamu mungkin tidak akrab dengan istilah Rasio Manajemen Aset. Akan tetapi istilah ini merupakan kunci untuk menganalisis seberapa efektif dan efisiennya Bisnismu dalam mengelola aset yang dimiliki untuk menghasilkan penjualan. Dalam dunia bisnis, rasio manajemen aset disebut juga sebagai rasio turnover atau rasio efisiensi. Seperti ungkapan buah simalakama, jika kamu terlalu banyak berinvestasi pada aset perusahaan kamu, maka modal usaha yang dihabiskan juga akan terlalu tinggi. Namun, jika kamu tidak memiliki cukup investasi ke dalam aset bisnis, maka kamu akan kehilangan penjualan yang akan berpengaruh kepada keuntungan yang didapat serta arus kas.

Sebagai pemilik bisnis, kamu diharuskan untuk mengalokasikan jumlah yang tepat untuk diinvestasikan di setiap akun aset bisnis yang kamu miliki. Hal ini bisa kamu lakukan dengan melakukan perbandingan antara Bisnismu dengan bisnis lain yang bergerak di bidang yang sama dan melihat seberapa banyak bisnis lain berinvestasi ke dalam asetnya. kamu juga bisa melakukan evaluasi seberapa banyak kamu telah melakukan investasi ke dalam aset Bisnismu dari tahun ke tahun dan melihat yang mana yang berhasil dalam meningkatkan omset penjualan.

Pebisnis yang telah mengenyam pendidikan khusus tentang kewirausahaan tidak akan kesulitan dalam mencari cara meningkatkan penjualan bisnisnya. Tetapi bagi pebisnis yang melakukannya secara otodidak perlu mengetahui beberapa cara yang dapat membuat bisnisnya dapat bersaing dengan bisnis lain yang berada di industri yang sama.

Memperluas Target Bisnis

Salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan penjualan kamu ialah dengan memperluas target Bisnismu, apalagi jika kamu bisa mendekati target bisnis yang belum pernah ‘tersentuh’ oleh saingan Bisnismu. Dengan memperluas target bisnis, akan semakin besar kesempatan kamu dalam meningkatkan omset penjualan.

Sebelum memperluas target bisnis, pastikan kamu melakukan riset terlebih dahulu, mulai dari target pasar yang akan disasar, harga sampai persaingan yang ada di pasar tersebut. Jika kamu melakukan riset dan mengimplementasikannya dengan tepat, makan sudah dipastikan omset penjualan kamu meningkat.

Evaluasi ulang harga produk atau jasa kamu

Agar dapat tetap bersaing atau bahkan unggul di pasaran, kamu juga perlu mengevaluasi kembali harga produk atau jasa yang Bisnismu tawarkan. Riset ataupun survei penjualan penting untuk dilakukan secara terus menerus sehingga kamu dapat melakukan perbaikan terhadap kualitas yang Bisnismu berikan. Riset ini bisa untuk mengetahui bagaimana tanggapan masyarakat mengenai produk atau jasa kamu, apakah harga yang ditawarkan terlalu mahal atau murah, jika terlalu murah maka kamu bisa menaikkan harganya sedikit dan melakukan edukasi mengenai manfaat yang didapatkan dari kenaikan harga tersebut, seperti peningkatan layanan pelanggan, meningkatkan kualitas bahan yang digunakan, jaminan rasa yang lebih baik, dan lain sebagainya. Tips ini tidak hanya berlaku bagi bisnis offline saja tetapi juga bagi kamu yang ingin mencari cara meningkatkan penjualan online.

Membuat program promosi

Siapa yang tidak suka dengan diskon? Alaminya, pelanggan memang selalu mencari produk atau layanan yang bisa memberikan harga lebih murah ketika membeli sesuatu. Cara ini dapat membuat pelanggan kamu terus membeli dan bahkan membuat pelanggan baru untuk mencoba produk atau layanan kamu. Contoh sederhananya, pelanggan bisa mendapatkan dessert gratis apabila telah melakukan 7 pembelian minuman rasa apa saja. Program promosi sudah dipastikan merupakan salah satu cara meningkatkan omset penjualan Bisnismu yang patut dicoba.

Buat pelanggan kamu nyaman

Langkah lainnya untuk meningkatkan omset penjualan Bisnismu adalah dengan membuat pelanggan kamu nyaman. Setelah memperluas target bisnis, meninjau kembali harga dan kualitas dari produk dan layanan yang Bisnismu tawarkan serta membuat program promosi untuk menarik perhatian pembeli, kamu harus pastikan pelanggan merasa nyaman ketika berada di toko kamu yang nantinya akan membuat mereka kembali. kamu bisa membuat toko kamu senyaman mungkin dengan karyawan yang ramah dan responsif serta berinteraksi dengan pelanggan. Hal ini karena, karyawan kamu memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman yang nyaman bagi setiap calon pelanggan Bisnismu.

Agar karyawan dapat termotivasi untuk berinteraksi dengan pelanggan dan memberikan yang terbaik, kamu harus memahami alasan dan tujuan pribadi mereka dalam bekerja. Tunjukkan bahwa kamu peduli dengan mereka dan ingin membantu mencapai tujuan profesional mereka dengan mendengarkan aspirasi yang karyawan kamu miliki.

Menjaga Kesetiaan Pelanggan

Customer Relations Management (CRM) mungkin masih belum akrab di telinga kamu, tetapi faktanya menjaga kesetiaan pelanggan merupakan hal yang paling penting agar Bisnismu dapat bertahan. Hal ini dikarenakan pelanggan yang menjadi pembeli tetap sudah pasti akan mempromosikan brand kamu kepada teman maupun keluarganya yang akan berdampak pada meningkatnya penjualan dan keuntungan serta brand Bisnismu akan semakin luas dikenal.

Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kesetiaan pelanggan. Jika Bisnismu bergerak di bidang retail atau Food & Beverage (Makanan & Minuman), usahakan untuk mendapatkan e-mail atau informasi kontak lainnya agar kamu dapat memberikan informasi menarik mengenai produk baru yang akan diluncurkan ataupun program promosi yang sedang kamu jalankan. Sedangkan jika Bisnismu bergerak pada sistem Business-to-Business, pastikan kamu menyimpan kontak data rekan bisnis dengan akurat yang menjadi prospek Bisnismu agar nantinya dapat di follow-up kembali. Terkadang, mereka yang menjadi pembeli tetap akan memberikan masukan yang berharga bagi perkembangan Bisnismu nantinya.

Yang penting untuk diingat adalah menjaga hubungan baik dengan pelanggan tetap kamu sama baiknya dengan mencari pelanggan baru dan merupakan hal dasar yang penting untuk dilakukan oleh setiap bisnis yang ingin berkembang. Biasanya pelanggan tetap cenderung lebih tertarik dan lebih cepat mengambil keputusan untuk membeli produk kamu. Seiring dengan semakin ketatnya persaingan pasar, kamu diharuskan untuk dapat membuat strategi bisnis yang tepat dan kreatif sehingga dapat menarik perhatian pelanggan kepada Bisnismu.

Pada siklus yang terjadi dalam bisnis, Customer Relations Management (CRM) merupakan tujuan akhir dari sebuah bisnis. Pelanggan yang sudah merasa nyaman dengan produk dan layanan yang diberikan oleh kamu akan memberikan kestabilan omset penjualan yang kamu dapatkan. Tentu saja pelanggan yang nyaman akan memberikan rekomendasi kepada teman dan keluarganya sehingga hal ini merupakan salah satu cara meningkatkan omset penjualan yang paling disarankan.

Modal bisnis

Untuk melakukan semua tips di atas, modal merupakan hal yang paling penting untuk mendorong pertumbuhan Bisnismu agar dapat berkembang lebih cepat dan memiliki kesempatan yang lebih tinggi untuk unggul di antara pesaing kamu. Dengan memiliki modal yang cukup, kamu dapat melakukan berbagai macam hal seperti melakukan renovasi pada toko kamu jika diperlukan untuk meningkatkan pengalaman yang menyenangkan bagi setiap calon pelanggan hingga memberikan program promosi yang menarik. Untuk meningkatkan omset penjualan, kamu akan membutuhkan uang untuk mengatur strategi yang tepat dan mengimplementasikannya pada Bisnismu. Namun, mendapatkan pinjaman modal usaha merupakan salah satu kendala bagi bisnis kecil pada umumnya. Persyaratan yang tidak dapat dipenuhi serta waktu yang harus dihabiskan untuk melakukan proses pengajuan itu sendiri merupakan mimpi buruk.

Comments to: Ini Tips Cara Meningkatkan Penjualan Bisnismu

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Buka Rekening Bisnis dengan Alumak

Jelajahi kategori lain

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer