Hidup di era sekarang menuntut kita untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan serba cepat. Mendorong sebagian besar dari kita memiliki kartu kredit revolving (bergulir, atau terisi ulang setiap selesai pembayaran) yang tersimpan di dalam dompet, atau punya pinjaman aktif yang harus dibayar setiap bulan—booster tambahan pendanaan eksternal sehingga kita dapat merangkul impian-impian lebih cepat. Investasi mimpi, sebagaimana banyak orang bilang.

Jika dahulu hanya ada Bank selaku lembaga perbankan yang paling tepercaya di mana kita dapat memperoleh kredit atau pinjaman. Saat ini juga muncul berbagai startup yang menggabungkan teknologi dan finansial untuk menyediakan sama banyaknya pilihan kredit dan pinjaman sesuai dengan kebutuhan kita, termasuk menjangkau mereka yang belum tersentuh bank konvensional.

Apa saja pilihan yang tersedia?

Bila berbicara opsi pendaaan tentu ada berbagai macam, seperti Invoice Financing, atau Merchant Cash Advance. Namun sistem kredit perbankan pada dasarnya terbagi menjadi dua yaitu kredit bergulir dan kredit non-bergulir. Pertanyaannya adalah: mana yang lebih baik?

Alumak hadir dan memposisikan diri sebagai Neo-Bank bagi pelaku usaha mikro di Indonesia. Pemain satu-satunya sekarang yang menawarkan kredit bergulir, tak sekedar pinjaman satu kali waktu yang umumnya disediakan pemain fintech (financial technology) lainnya.

Apa itu kredit revolving (bergulir)?

Kredit bergulir (revolving) adalah perjanjian kredit yang memungkinkan pelanggan memiliki fasilitas plafon fleksibel yang mereka dapat tarik kapanpun diperlukan. Ketika pengajuan pinjaman disetujui, pelanggan diberikan sejumlah saldo kredit yang telah ditentukan untuk kemudian hadir mereka gunakan hingga sebanyak nilai limit kredit tersebut.

Saldo kredit akan selalu dinamis, tergantung jumlah nilai dana yang kamu gunakan atau telah kamu lunasi. Ketika membutuhkan limit batas atas yang lebih besar, lembaga keuangan kerap menentukan periode penilaian ulang kapasitas usaha kamu dan berdasarkan performa pengembalian pinjaman kamu. Umumnya dilaksanakan per kuartal, semester, atau tahunan.

Dari opsi yang disediakan startup fintech, nasabah dapat memilih untuk melunasi sesuai sejumlah cicilan per bulan atau justru nilai seluruhnya secara langsung. Kabar baik buat pelaku usaha, penyedia pinjaman fintech tidak mengenakan biaya penalti untuk pelunasan lebih awal, bahkan Alumak menyediakan diskon potongan bunga untuk early repayment seperti ini.

Jika pembayaran minimum dipilih, saldo batas kredit akan bertambah sejumlah tagihan yang telah terlunasi dipotong bunga. Tetapi jika pelanggan membayar pembayaran penuh, saldo akan kembali ke jumlah batas kredit semula.

Terdapat dua jenis kredit bergulir yaitu kartu kredit dan kartu kredit digital. Sementara kartu kredit sudah terbiasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, kartu kredit digital lebih sulit dimengerti sebab tidak memiliki bentuk fisik. Sederhananya, kartu kredit digital tak ubahnya kartu kredit hanya saja berbentuk digital. Apa yang disediakan Alumak tergolong dalam jenis kartu kredit digital, contoh lainnya adalah Kredit Modal Kerja (KMK) Revolving.

Cara Kerja Kredit Revolving (Bergulir)

Mari kita ambil kartu kredit sebagai contoh.

Rani memiliki kartu kredit dengan limit Rp 12.500.000 dan cicilan per bulan 1% dimana siklus penagihan diperbarui setiap awal bulan. Bulan ini, Rani menghabiskan Rp 1.000.000 untuk membeli make-up, lalu Rp 600.000 untuk pakaian baru dan Rp 800.000 lagi untuk makan malam mewah di restoran favoritnya. Total pengeluaran Rani bulan ini adalah Rp 2.000.000, ketiganya Rani bayar dengan skema cicilan 12 bulan.

Dengan jumlah tersebut, saldo batas kredit maka akan berkurang menjadi menjadi Rp 12.500.000 – Rp 2.400.000 = Rp.10.100.000.

Di akhir siklus penggunaan, Rani memiliki dua opsi: membayar tagihan sejumlah cicilan bulanan rutin yang telah ditetapkan, atau melunasi seluruhnya

Jika Rani memutuskan untuk membayar cicilan bulanan saja, maka dengan bunga 1% per bulan jumlah yang ia perlu bayar adalah Rp 200.000 + Rp 24.000 = Rp 224.000. Saldo kredit Rani akan bertambah sebesar pokok pinjaman yang ia bayarkan, menjadi Rp 10.100.000 + Rp 200.000 = Rp 10.300.000

Jika Rani memutuskan untuk melakukan pembayaran penuh lebih awal, ia perlu melunasi pokok pinjaman (Rp 2.400.000) disertai 12% bulan untuk 12 bulan (Rp 288.000). Dan begitu dana diterima debitur, saldo limit kredit Rani akan kembali normal menjadi Rp 12.500.000

Apa itu kredit non-revolving?

Kredit non-revolving (tidak bergulir) adalah perjanjian pembiayaan dimana nantinya fasilitas pinjaman yang sudah dilunasi debitur, tidak dapat digunakan lagi. Debitur atau nasabah perlu mengajukan pinjmana lagi agar memperoleh pendanaan. Beberapa jenis pinjaman dari lembaga perbankan yang menerapkan skema kredit non-revolving, sebagai berikut:

  • Kredit Modal Kerja (KMK)
    Kredit yang tujuannya digunakan sebagai modal kerja untuk kegiatan bisnis, baik untuk memulai usaha atau memperluas bisnis yang sudah. Contoh penggunaan KMK antara lain seperti meningkatkan kemampuan produksi pabrik dengan membeli bahan baku, membayar gaji karyawan, dan memperbarui mesin.
  • Kredit Investasi
    Ini adalah jenis kredit yang digunakan untuk kegiatan investasi. Jenis kredit ini memiliki tenor atau periode pengembalian pinjaman yang relatif lama, dan bunga yang relatif lebih kecil. Contoh penggunaan jenis kredit ini adalah untuk investasi di perkebunan kelapa sawit atau karet yang umumnya membutuhkan waktu lama untuk menunggu waktu panen.
  • Kredit Konsumtif
    Dibandingkan dengan dua jenis kredit lainnya, kredit ini memiliki fungsi yang berlawanan. Sesuai namanya, jenis kredit ini digunakan untuk tujuan konsumtif atau digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi, seperti untuk kepemilikan tempat tinggal atau kendaraan pribadi.

Kredit non-revolving bervariasi dalam hal jangka waktu pngembalian pinjaman. Penarikan dan pelunasan dapat dilakukan sekaligus atau bertahap sesuai kesepakatan. Sementara pembayaran awal umumnya akan dikenakan penalti. Dana yang telah dilunasi tidak dapat ditarik oleh debitur. Sehingga saldo kredit akan terus menurun.

Cara Kerja Kredit Non Revolving

Kembali bertemu Rani, ia sekarang mengajukan pinjaman modal kerja untuk bisnis fesyen yang ia senangi senilai Rp 100.000.000 dengan bunga per tahun 12% selama 24 bulan. Sehingga angsuran yang Rani perlu bayar per bulan adalah sebesar Rp 5.000.000.

Jika Rani memutuskan untuk membayar pinjaman lebih awal, Rani harus membayar denda sesuai kesepakatan.

Mana yang lebih baik?

kredit revolving

Mungkin kamu masih tidak dapat memutuskan jenis kredit yang cocok untuk kebutuhan. Akankah kredit bergulir menyelesaikan masalah kamu? Apakah kredit non-revolving justru yang sesuai dengan kemampuan keuangan kamu?

Kami telah membuat daftar ringkas tentang kelebihan dan karakteristis kedua jenis kredit ini, sehingga kamu dapat melihat dengan jelas mana yang lebih baik bagi kamu.

Kredit Revolving:

  1. Lebih fleksibel untuk penggunaan sehari-hari
  2. Ada opsi untuk membayar cicilan bulanan, atau melunasi seluruhnya lebih awal tanpa dikenakan biaya pinalti
  3. Sangat cocok untuk kebutuhan jangka pendek
  4. Suku bunga lebih tinggi dari pada kredit non-revolving
  5. Batas kredit lebih kecil dari kredit non-revolving

Kredit Non Revolving:

  1. Memiliki bunga yang lebih rendah
  2. Nilai pinjaman lebih besar daripada kredit bergulir
  3. Tidak fleksibel untuk penggunaan sehari-hari
  4. Mengajukan pinjaman cenderung lebih rumit
  5. Sanksi berlaku jika dilunasi lebih awal

Jadi mana yang lebih baik? dari poin-poin di atas dapat dilihat bahwa kredit revolving dan non-revolving memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Ini dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan kamu. Satu hal yang pasti adalah apakah kamu memilih kredit revolving atau non- revolving, kamu harus membayar angsuran tepat waktu, sehingga skor kredit kamu di SLIK OJK tetap baik.

Bila kamu tertarik pada penggunaan jalur kredit bergulir untuk keperluan usaha, ayo simak artikel kami berikut ini mengenai Panduan Penggunaannya bagi Pelaku Bisnis.

Comments to: Kredit Revolving dan Non Revolving: Mana yang Lebih Baik?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Buka Rekening Bisnis dengan Alumak

Jelajahi kategori lain

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer