Saat kamu mulai berkecimpung dalam sebuah bisnis, sangatlah krusial untuk memahami apakah Bisnismu menguntungkan atau tidak. Jelas, itu adalah salah satu tujuan utama seseorang berbisnis: untuk mendapatkan margin profit atau keuntungan. Ketika bisnis mulai berjalan, kamu akan mendapatkan laba kotor antara penjualan dan pendapatan. Inilah yang disebut margin kotor atau gross margin.

Di sisi lain, hal yang juga bersinggungan dengan bisnis adalah margin kontribusi. Berbeda dengan margin kotor yang bisa langsung terlihat di setiap periode tertentu bisnis berjalan, margin kontribusi kadang masih tampak kabur. Untuk itu, cara mudah memahami margin kontribusi adalah melihat bagaimana kontribusi sebuah produk terhadap laba perusahaan.

Apa Itu Margin Kotor?

Angka margin kotor akan muncul dari perbandingan penjualan bersih dikurangi dengan harga pokok penjualan. Rasio ini kemudian digunakan untuk menghitung kelebihan laba kotor dari pendapatan kamu. Contohnya, ketika kamu menjual produk kopi susu kekinian dengan harga Rp18.000 per cup, maka margin kotor hari itu dapat dihitung dari total pendapatan dikurangi variabel lain semisal harga bahan baku dan tenaga kerjanya.

Dengan mengetahui margin kotor, seorang pebisnis akan memahami betul seberapa efektif penggunaan bahan baku dan tenaga kerja yang terlibat dalam melangsungkan sebuah bisnis. Indikator ini sangat penting untuk memberi gambaran keuntungan Bisnismu tanpa harus memperhitungkan biaya tidak langsung.

Apa Itu Margin Kontribusi?

Berbeda dengan margin kotor, margin kontribusi adalah pendapatan bersih yang sudah dikurangi dengan biaya variabel juga. Misalnya dari produk yang sama seperti di atas yaitu kopi susu. Margin kontribusi bisa diperoleh dengan mengurangi pendapatan dengan ongkos kirim, biaya pembuatan kemasan cup, alat pembuat kopi, dan lainnya.

Berbeda kan dengan cara penghitungan margin kotor di atas? Lebih jauh lagi, margin kontribusi dapat melihat seberapa jauh pendapatan Bisnismu bisa menutupi biaya ketika unsur biaya variabelnya juga diperhitungkan.

Mari kita buat simulasi yang lebih detil. Misalnya perusahaan yang bergerak di bidang kopi kekinian seperti Kopi Kenanga bisa mengantongi margin bersih sebesar Rp100.000.000 dalam periode satu tahun. Rincian biayanya adalah:

  • Pembuatan Kemasan = Rp6.000.000
  • Promosi Berbayar di Instagram = Rp10.000.000
  • Biaya Tenaga Kerja Langsung = Rp25.000.000
  • Biaya Bahan Baku Langsung = Rp30.000.000

Artinya, total biaya variabel Kopi Kenanga adalah Rp71.000.000. Untuk menghitung margin kontribusi, formulanya adalah:

Rp100.000.000-Rp71.000.000 = Rp29.000.000

Angka Rp29.000.000 adalah profit bersih yang dihasilkan Kopi Kenanga dalam periode satu tahun. Cara ini tidak hanya bisa digunakan untuk menghitung profit tahunan saja. Lebih jauh lagi, kamu juga bisa menghitungnya untuk periode per hari atau bahkan keuntungan dari setiap cup yang terjual.

Margin Kontribusi: Membandingkan Setiap Variabel

Dengan menghitung margin kontribusi, kamu juga bisa melihat seberapa menguntungkan sebuah produk dibandingkan dengan produk lainnya. Contohnya Kopi Kenanga memiliki varian produk seperti kopi vanilla latte, marie regal shake, es caramel latte, espresso, dan banyak lagi.

Lewat penghitungan margin kontribusi, bisa diketahui item mana yang paling menguntungkan. Semisal, espresso dan marie regal shake adalah dua produk yang paling laris dipesan. Maka pemiliknya bisa mengatur strategi promosi dengan memasangkan keduanya dan menjualnya dalam bentuk paket atau bundling.

Formula ini juga dapat membantu pebisnis memperkirakan mengapa kedua produk itu paling laris di pasaran. kamu bisa melakukan analisis seperti komposisi bahan, tren kuliner yang tengah berkembang, hingga promosi di era digital seperti di sosial media. Ketika formulanya telah ditemukan, terapkan dengan lebih jeli lagi untuk produk lainnya.

Di sisi lain, dengan melihat detil potensi produk lewat margin kontribusi, kamu juga bisa mengevaluasi produk yang paling kurang menguntungkan. Cari tahu mengapa animo konsumen terhadap produk tersebut sangat rendah. Lalu, temukan strategi untuk menyiasatinya. Mengganti produk dengan varian lain juga bisa jadi pilihan.

Melihat Lebih Detil

Mengapa penting untuk melihat segala sesuatu yang terkait dengan margin kotor hingga margin kontribusi dengan lebih detil? Jika menghitung margin kotor hanya memperlihatkan keuntungan secara garis besar, lain halnya dengan margin kontribusi. Cara ini bisa membantu kamu melihat apa yang salah dari Bisnismu.

Misalnya, ketika margin bisnis kopi kamu jauh berbeda dibandingkan dengan pelaku serupa yang bergerak di bidang yang sama pula. Analisis dengan detil di mana kebocoran yang membuat margin kamu tidak bisa maksimal. Semisal diketahui bahwa ternyata masalahnya ada pada bahan baku dan kemasan.

Untuk bahan baku, setelah riset ke pasaran dan menganalisis lebih dalam, diketahui bahwa ada pemasok yang bisa memberikan bahan baku dari tangan pertama. Tentunya, harganya akan jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan pemasok yang selama ini bekerja sama dengan kamu. Selain itu, kemasan yang digunakan ternyata juga tidak perlu yang menggunakan kemasan plastik berlapis dan bisa diakali dengan paper bag yang lebih terjangkau jika dipesan dalam jumlah banyak.

Hal-hal detil semacam ini bisa terlihat jika sudah melibatkan analisis biaya-biaya variabel hingga sekecil mungkin ketika menghitung margin kontribusi. kamu sebagai seorang pebisnis bisa tahu di mana dan bagaimana masalah ini timbul.

Menghitung Margin Sangat Krusial

Baik margin kotor maupun margin kontribusi sangat krusial dalam memberi gambaran tentang bagaimana sebuah perusahaan beroperasi. Dengan margin kotor, kamu bisa melihat kemampuan perusahaan untuk menjual produk atau jasa yang dapat menguntungkan secara garis besar.

Sementara margin kontribusi bisa membantu kamu melihat potensi keuntungan dan kerugian setiap produk secara detil. Semakin banyak ragam produk kamu, maka semakin penting untuk menghitung margin kontribusi agar tidak ada kebocoran yang bisa merugikan perusahaan kamu.

Namun yang tak kalah penting untuk diingat, penghitungan margin di atas tidak menjamin seberapa lama Bisnismu akan bertahan. Masih ada pengeluaran tetap atau fixed costs yang juga memegang posisi penting seperti gaji pegawai hingga kebutuhan pemasaran.
Pebisnis yang cerdas adalah yang mampu menekan pengeluaran tetap dengan tetap menjaga kualitas produk atau jasanya. Cara ini tentu tidak bisa dilakukan dengan instan, perlu ada proses trial and error untuk mengetahui bagaimana cara yang paling efektif.

Comments to: Margin Kotor dan Margin Kontribusi Itu Berbeda, Ini Alasannya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Buka Rekening Bisnis dengan Alumak

Jelajahi kategori lain

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer