1. Analisis Finansial

Pebisnis Wajib Tahu, Apa itu Modal Awal dan Modal Akhir Usaha

Pebisnis yang akan memulai usahanya terkadang merasa kesulitan karena harus mengetahui modal awal yang akan disiapkan dan tidak memahami tentang perhitungan modal akhir. Meskipun sudah memiliki sejumlah dana namun belum tahu langkah yang harus diambil.

Langkah yang tepat adalah dengan mengetahui terlebih dahulu mengenai modal awal dan modal akhir. Sebagaimana fungsinya, modal awal dan modal akhir adalah bagian terpenting yang harus diketahui ketika melakukan sebuah bisnis.

Berikut ini akan dibahas mengenai modal awal dan modal akhir lengkap dengan cara menghitung modal awal, menghitung modal akhir, Rumus Modal Awal, dan Rumus Modal Akhir.

Pengertian Modal Awal

Modal awal dalam sebuah usaha dapat diartikan sebagai banyaknya modal yang dibutuhkan dan akan digunakan untuk memulai suatu usaha untuk pertama kalinya. Biaya ini meliputi modal yang akan digunakan untuk menyewa gedung serta mengurus perizinannya, membeli barang-barang keperluan, gaji karyawan, dan lain lain. Secara umum, modal awal dalam bentuk sejumlah uang yang dikeluarkan untuk memulai usaha.

Sumber modal usaha dapat berupa modal pemilik (pribadi), pinjaman dan dana hibah yang berasal dari pihak ketiga. Dana hibah bisa didapat dari pemerintah atau swasta. Dana hibah juga bisa diberikan secara cuma-cuma ataupun dipinjamkan dengan persyaratan tertentu. Selain itu, Modal awal juga bisa dari iuran masing-masing orang yang akan menjalankan bisnis secara bersama-sama atau relasi kerja.

Ada tiga jenis modal awal yang perlu disediakan untuk memulai sebuah usaha. Ketiga jenis modal usaha tersebut antara lain:

1.  Modal Investasi

Modal investasi merupakan banyaknya uang atau modal yang dikeluarkan untuk membeli aset perusahaan yang bernilai tinggi dan tahan lama seperti, mesin-mesin produksi, kendaraan operasional, pembangunan ruang usaha, dan lain sebagainya. Dalam modal investasi juga harus dihitung nilai penyusutannya secara berkala. Jika didapati nilai penyusutan tersebut mencapai nilai nol (0), maka perusahaan harus melakukan peremajaan.

2.  Modal Kerja

Modal kerja merupakan sejumlah uang yang digunakan untuk membeli barang atau bahan baku produksi, bahan perlengkapan penunjang produksi dan lain sebagainya. Modal kerja ini berguna untuk menyelesaikan order dari pelanggan atau dapat menyediakan barang yang akan diproduksi.

3.  Modal Operasional

Modal Operasional merupakan sejumlah uang atau modal yang digunakan untuk kegiatan operasional usaha. Modal operasional berupa pengeluaran untuk kegiatan operasional yang rutin dan biasanya dilakukan sebulan sekali. Contoh Modal Operasional seperti gaji karyawan, pembayaran listrik, air, wi-fi, retribusi dan lain sebagainya. Modal operasional ini tidak berhubungan langsung dengan kegiatan produksi suatu usaha, namun jika dibiarkan akan mengganggu proses produksi dari bisnis tersebut.

Cara Menghitung Modal Awal

Setelah mengetahui pengertian dari modal awal, maka hal terpenting selanjutnya adalah mengetahui cara menghitung modal awal untuk suatu bisnis. Cara menghitung Modal Awal secara sederhana adalah dengan menjumlahkan seluruh jenis modal awal tersebut, yaitu Modal Investasi, modal operasional dan modal kerja. Atau secara mudah menggunakan Rumus Modal Awal, yaitu :

Modal Awal = Modal Investasi + Modal Kerja + Modal Operasional

Pengertian Modal Akhir

Modal akhir merupakan sejumlah uang yang akan digunakan untuk modal usaha pada periode usaha selanjutnya. Biasanya, setelah membuat laporan laba rugi akan diketahui tentang modal akhir dari sebuah perusahaan dalam periode waktu tertentu. Dengan demikian modal akhir ini akan sangat berpengaruh karena menentukan nilai laba yang telah didapatkan atau rugi yang dialami dan prive (pengambilan dana oleh pemilik) pada laporan akhir penjualan.

Laba atau keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan tersebut bersifat sebagai modal awal. Kerugian yang dialami oleh perusahaan bersifat untuk mengurangi modal awal. Sedangkan prive bersifat mengurangi modal awal atas adanya penambahan atau pengurangan terhadap modal awal tersebut. Dengan demikian, maka akan dapat diketahui dan diperoleh modal akhir milik perusahaan.

Cara Menghitung Modal Akhir

Secara umum ada dua cara berbeda untuk menghitung modal akhir. Cara Menghitung Modal Akhir ini berbeda karena faktor untung dan rugi yang dialami oleh perusahaan dalam periode tertentu. Ketika perusahaan mengalami keuntungan, maka Cara Menghitung Modal Akhir adalah dengan menjumlahkan modal awal dan laba kemudian dikurangi prive atau dapat menggunakan rumus menghitung modal akhir sebagai berikut:

Modal Akhir = Modal Awal + Untung – Prive

Jika perusahaan pada akhir periode mengalami rugi, maka Cara Menghitung Modal Akhir adalah dengan mengurangkan modal awal dengan rugi dan prive. Rumus menghitung modal akhir saat mengalami kerugian adalah:

Modal Akhir = Modal Awal – Rugi – Prive

Contoh Permasalahan dalam Menghitung Modal Awal dan Modal Akhir

Sebuah Usaha photo copy yang baru beroperasi telah mengeluarkan beberapa modal dengan rincian sebagai berikut :

1)    Modal investasi

Mesin fotocopy                         = Rp15.000.000,00

Printer                                         = Rp  5.000.000,00

Laptop                                        = Rp  6.000.000,00

Instalasi wifi                              = Rp  2.000.000,00

Hand phone                              = Rp  2.000.000,00

Pembuatan identitas usaha          = Rp  1.000.000,00

Total                                           = Rp31.000.000,00

2)   Modal kerja

Kertas A4 5 rim @ Rp,50.000,00   = Rp250.000,00

Tinta 3 warna @ Rp40.000,00        = Rp120.000,00

Total                                                    = Rp370.000,00

3)   Modal operasional

Gaji karyawan 2 orang @ Rp1.000.000,00     = Rp2.000.000,00

Bayar listrik                                                     = Rp   250.000,00

Bayar air                                                         = Rp    150.000,00

Total                                                                      = Rp2.400.000,00

 

Dalam periode 1 bulan, usaha fotocopy tersebut mendapat keuntungan bersih sebesar Rp 2.000.000,00 dan pemilik usaha foto copy mengambil dana sebesar Rp 1.500.000,00.

Dari permasalahan di atas dapat dihitung modal awal dan modal akhir sebagai berikut:

Modal Awal   = Modal Investasi + Modal Kerja + Modal Operasional

                             = Rp31.000.000,00 + Rp370.000,00 + Rp2.400.000,00

                             = Rp33.770.000,00

 

Modal Akhir           = Modal Awal +  Untung – Prive

                             = Rp33.770.000,00 + Rp 2.000.000,00 – Rp 1.500.000,00

                             = Rp34.270.000,00

 

Dengan demikian, modal awal yang diperoleh perusahaan foto copy tersebut adalah Rp33.770.000,00 dan modal akhir yang diperoleh dalam periode 1 bulan adalah Rp34.270.000,00.

Manfaat Menghitung Modal Awal dan Modal Akhir dalam Suatu Usaha

Modal awal dan modal akhir akan disajikan dalam laporan modal. Dalam laporan modal ini akan melengkapi konsolidasi dalam sebuah laporan keuangan. Jadi, sesuai dengan fungsinya adalah sebagai laporan keuangan dalam suatu kegiatan usaha. Dari fungsi tersebut, akan diperoleh beberapa manfaat, di antaranya :

1)    Dapat mengetahui banyaknya modal masuk dari beberapa sumber, seperti jenis pinjaman baru, modal wajar, atau peminjaman aset.

2)   Sebagai sarana untuk menyediakan wawasan yang luas dalam pelaksanaan keuangan, stabilitas, dan informasi bisnis ke depan.

3)   Sebagai alat untuk acuan analisis dan evaluasi keuangan suatu perusahaan.

Cara Menghitung Modal Awal dan Cara Menghitung Modal Akhir cukup mudah untuk dilakukan, karena Rumus Modal Awal dan Rumus Modal Akhir yang digunakan cukup sederhana.

Namun, dalam kapasitas modal dan usaha yang lebih besar perlu mengkamulkan ketelitian dalam menghitung modal awal dan modal akhir. Bagi perusahaan atau pebisnis dapat menggunakan aplikasi atau widget calculator khusus (software) untuk menghimpun laporan perusahaan yang lebih rinci dan akurat.

Comments to: Pebisnis Wajib Tahu, Apa itu Modal Awal dan Modal Akhir Usaha

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Buka Rekening Bisnis dengan Alumak

Jelajahi kategori lain

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer